Wednesday, May 9, 2012

Wisata Bali Kreatif

Rumah-rumah di desa ini saling berhadap-hadapan, dari arah timur dan arah barat. Letak desa Penglipuran menanjak sampai tempat paling atas, yaitu Pura Penataran. Jadi di utara desa ada sebuah Pura Penataran sebagai inti dari pusat beribadah, sedangkan di selatan terdapat hutan-hutan bambu yang digunakan untuk bekerja. Desa Penglipuran merupakan desa percontohan dan diusahakan menjadi wujud dari Bali Aga. Bali Aga merupakan orang-orang asli yang menempati Bali. Hal yang spesial di tempat ini adalah arsitektur rumah dan pagar yang sama dari rumah pertama hingga rumah terakhir. Dulunya pagar tersebut terbuat dari tanah liat, Bertempat di kelurahan Kubu, kecamatan Bangli, kabupaten Bangli, Desa Penglipuran ini berasal dari kata Pengeling Pura yang berarti tempat suci untuk mengingat para leluhur (Parwati, 2009). Menurut Bendesa adat Penglipuran, masyarakat Penglipuran memiliki sejarah bahwa mereka dipindahkan dari desa Bayung Gede oleh Raja Bangli, sehingga secara tanggung jawab saat ini pun mereka masih memiliki ikatan dengan tanah leluhurnya di Bayung Gede tersebut. Desa Penglipuran memiliki luas 112 hektar serta memiliki 226 kepala keluarga dengan bermata pencaharian sebagai peternak, petani, dan pengrajin bambu (Sulistyowati, 2011). Desa ini terletak 700 meter diatas permukaan laut.

Loloh Cem-Cem merupakan minuman khas dari desa Penglipuran. Terbuat dari daun cem-cem, kelapa, dan asem. Rasanya? ada sodanya dikit-dikit yang berasal dari daun cem-cem, rasanya menyegarkan di tenggorokan, setelah itu hangat di badan. Enak!


Pura Tirta Sudamala/Tirta Sudamala di Desa Bebalang Bangli ini sejak dulu diyakini mampu menciptakan aura pembersihan bagi siapa saja yang mandi dan melukat di pancurannya. Letaknya tidak jauh dari pusat Kota Bangli tepatnya kurang lebih 1km arah barat daya pusat kota Bangli. Berada di tengah lebatnya pepohonan yang masih sangat alami dan jauh dari keramaian jalan dan kehidupan kota akan memberikan nuansa spiritual yang kental. Untuk mencapainya, kita harus melewati jalanan yang cukup curam. tapi tidak perlu khawatir, karena kondisi jalannya cukup bagus.
Pura Tirta Sudamala, memiliki sejumlah pancuran dengan ukuran dan ketinggian berbeda kurang lebih terdapat sekitar 11 pancuran. Air pancuran berasal dari mata air di sekitar sebuah pohon bunut besar yang telah berusia ratusan tahun.  mata air ini tidak pernah kering, meskipun saat sedang musim kemarau.
Aktivitas di Pancuran tentu tidak pernah sepi. karena airnya yang jernih, masyarakat Desa Bebalang dan sekitarnya memanfaatkan air pancuran sebagai air minum. Selain itu sungai yang mengalir jernih di sekitar pancuran, kerap digunakan untuk mandi. Air yang mengalir deras dari pancuran juga sering dimanfaatkan untuk refleksi/pemijatan.
Pemandangan menarik bisa kita lihat saat Purnama dan Tilem dan juga hari raya besar seperti Galungan, Kuningan dan Banyupinaruh. Pura Tirta Sudamala akan dikunjungi banyak umat hindu dari berbagai daerah untuk melakukan pembersihan fisik dan rohani melalui pengelukatan.
Tirta Sudamala juga dipercaya bisa menghilangkan penyakit akibat dari black magic atau ilmu hitam dan sejenisnya, dengan cara mandi di semua pancuran dengan bergantian tapi sebelumnya harus melakukan ijin dengan menghaturkan sesajen atau istilah di bali “Matur Piuning” di pura sebelah bawah pohon bunut tersebut.

Pengembangan Taman Ujung ini juga disebut sebagai " ISTANA AIR " ini dimulai tahun 1919 dan rampung tahun 1925, namun pembukaannya pada tahun 1921. Sebelum Taman Soekasada dibangun sudah terlebih dahulu dibangun di Pesanggrahan di Manikan yang lebih lazim sekarang disebut Pura Manikan. Nama ini mengandung indikasi bahwa ada Wilayah Ujung yang dianggap Sangat Mulia, Indah dan Potensial. Pura Manikan didirikan oleh Raja yang bernama I Gusti Anglurah Made Karangasem Sakti.
Tirta Gangga, Sebuah Taman Air Kerajaan
Di tengah sawah dan dikelilingi oleh perbukitan hijau yang indah, lokasi Tirtagangga begitu damai dan indah. Tirtagangga merupakan taman air kerajaan milik keluarga kerajaan Karangasem. Terletak di desa Ababi, sekitar 83 km dari Denpasar atau 6 km utara Amlapura, ibukota Kabupaten Karangasem.
Taman air ini dibangun pada tahun 1948 atas prakarsa Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem. Arsitektur taman air ini merupakan gabungan dari arsitektur gaya Bali dan Cina. Sebelum dibangun menjadi taman air, sumber air telah berada di sana sebelumnya, yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar akan air namun diyakini juga sebagai air suci untuk memurnikan setiap energi buruk di sekitar daerah tersebut.
Tirta berarti air yang diberkati dan diambil dari nama sungai Gangga di India. Air dari mata air Tirtaganga dianggap sebagai air suci oleh umat Hindu di Bali. Air ini digunakan untuk upacara keagamaan di Pura-Pura di daerah tersebut.

Welcome to The Royal Eighteen Resort and Spa is the new modern minimalist Resort in Bali. Located at Jl. Singosari, Kuta, Bali just minutes away from Bali Ngurah Rai International airport, at the central of Kuta area, shopping area, the famous of Dining / Restaurants at Kuta and just 200 m from the beach.

Accommodation

The Royal Eighteen Resort and Spa will feature 108 guest rooms inclusive of Suite and Executive Suite. All guest rooms are set within building, 5-storey high with elevators and staircase Access. Ideal for family holiday, honeymoon couple, groups of friends and more.
Superior Rooms
On the 1st floor, with 30 square meters of space the bed configuration is Queen Size Bed and all of the bathrooms with bath-tub and shower.
Deluxe Rooms
35 Square meters of space comfortable, equipped with modern amenities on the 2nd, 3rd, 4th and 5th floor with the bed configuration is King Size and Twin Beds.
Suite
Larger than Deluxe Room, wooden floor with the living room, two televisions in the guest room and in the living room.

Executive Suite
Elegance and unique luxury, two guestrooms interconnecting with the living room and kitchenette.

Perjalanan penuh kenangan indah dan kreatifitas ini mampu menambah pengetahuan serta membangkitkan ide kreatif Anda dalam pengembangan usaha serta peningkatan rasa kekeluargaan dalam tim kerja perusahaan.
Dipandu dan dikawal oleh pemandu wisata yang telah berpengalaman lebih dari 15 tahun di dunia pariwisata Bali, Lombok, Sumbawa, Indonesia dan bahkan dunia. Misi dan Visi kami adalah keluhan bukan menjadi pilihan kami atau complaint is not an options.
Penuh canda, tawa namun berbudaya ! it’s beyond holiday !
Bersama Indonesia well-known creativity-booster Bapak Hengki Setiawan yang selama 2 (dua) hari bersedia untuk mendampingi tim sukses perusahaan Anda. Beliau dihadirkan dari Australia untuk wisata Anda di Pulau Dewata – Bali sebagai bonus istimewa kami. Perencanaan perjalanan wisata yang tersusun unik serta dijamin mampu membangkitkan gairah Anda berkreatifitas dalam usaha peningkatan kinerja sukses tim perusahaan Anda. Jaminan kualitas inpirator internasional Bapak Hengki Setiawan tentunya memberikan liburan / wisata yang tidak ternilai harganya.
Unit armada bus kami merupakan yang terbaik di Pulau Dewata dan sekitarnya, bahkan Indonesia pada umumnya. Bus berkapasitas mulai 14 seater, 30 seater, 40 seater sampai 45 seater menjamin kenyaman tim sukses Anda selama berwisata sambil larak-lirik berkreatifitas menggali ide-ide segar yang relevan untuk dikembangkan dalam usaha sukses perusahaan Anda. Gratis unit penjemputan untuk VVIP seperti Toyota Alphard / Vellfire terbaru, VIP Toyota Grand New Luxury Kijang Innova untuk para Pimpinan/Direksi yang berkenan hadir mengikuti wisata kreatif ini, dengan minimal ±30 orang dan maksimal ±70 peserta.
Jadwal acara perjalanan :
3 hari / 2 malam
Hari 01 :
-          Selamat datang di Pulau Dewata
-          Berwisata air ke tanjung benoa (permainan biaya pribadi)
-          Menuju water blow pantai Nusa Dua BTDC resorts
-          Menikmati makan siang di Warung Wismasari Resto Desa Kutuh, Pecatu
-          Menuju Pantainya Julia Roberts Padang-Padang, Labuan Sait, Uluwatu
-          Menikmati sentuhan khas Bali Magical Kecak Dance di Pura Uluwatu
-          Dinner gathering di Pantai Jimbaran
-          Check in The Royal Eighteen Resort, Kuta
-          Acara bebas
Hari 02 :
-          Sarapan pagi di The Royal Eighteen Resort, Kuta
-          Menyimak apa saja ide-ide kreatif dipandu oleh Inspirator Bapak Hengki Setiawan yang akan kita temui selama perjalanan, serta mengaplikasikan ‘jimat’ larak-lirik dalam upaya pemanfaat vision mata kita
-          Menuju Desa Penglipuran
-          Makan siang di Candidasa
-          Berkunjung ke Istana Raja Karangasem Tirtha Gangga
-          Berkunjung ke Taman Sukasada Ujung Karangasem
-          Makan malam di Warung Mina, Renon
-          Kembali ke hotel
-          Malam acara bebas
Hari 03 :
-          Sarapan pagi di The Royal Eighteen Resort, Kuta
-          Menyimak evaluasi ide-ide kreatif yang didapatkan dipandu oleh Inspirator Bapak Hengki Setiawan
-          Bersiap check out hotel
-          Makan siang di Warung Kolega, Seminyak
-          Berkunjung ke Krishna oleh-oleh, Kuta
-          Berangkat menuju bandar udara Letkol I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung.
-          Acara selesai dengan sejuta makna. Terima kasih.
Harga Wisata Kreatif :
Min. 14 orang = Rp. 6.000.000 net | Min. 30 orang = Rp. 5.350.000 net | Min. 70 orang = Rp. 4.895.000 net


Syarat dan Kondisi :

-          Biaya termasuk segala komponen wisata sesuai program tersebut dalam lampiran awal, serta pajak dan pelayanan hotel dan restaurant sebesar total 21%.
-          Biaya belum termasuk:
o   Keperluan pribadi
o   Tiket pesawat
o   Tambahan makanan dan minuman
o   Wisata tirtha
o   Donasi di obyek wisata cagar alam budaya
o   Tambahan biaya disaat musim ramai Juni, Juli, Agustus, September dan Desember – Januari
o   Tambahan biaya single supplement senilai Rp. 550.000 per orang, per malam untuk peserta yang bermaksud menginap sendiri / single dalam satu kamar
-          Biaya dihitung dalam Rupiah Negara Indonesia
-          Deposit biaya 30% dari total penagihan dibutuhkan untuk menjamin status pemesanan pada holding confirmed. Non – refundable atau deposit disepakati hangus apabila dilakukan pembatalan oleh pihak korporasi/klien atas alasan apapun.
-          Biaya extra bed setiap kamar adalah Rp.200.000 per orang, per malam, per kamar.
-          V V I P ALPHARD pick up service diberikan untuk penjemputan pada hari pertama saja. Tambahan biaya untuk pemakaian layanan sewa harian adalah Rp.1.800.000 per 10 jam dan untuk layanan pengantaran ke airport adalah Rp.800.000 per 3 jam. Overtime adalah Rp.200.000 per jam.
-          Toyota Grand New Innova adalah Rp.850.000 per 10 jam. Layanan pengantaran ke airport adalah Rp.450.000 per 3 jam. Overtime adalah Rp.85.000 per jam.
-          Pelunasan dilakukan selambat-lambatnya pada hari pertama sewaktu tiba di bandara Ngurah Rai, Bali.

Demikian proposal wisata kreatif ini kami sampaikan dan untuk layanan informasi / diskusi 24 jam dapat menghubungi Sastra melalui hp: 085 7387 444 86 atau langsung dengan Inspirator Indonesia Bapak Hengki Setiawan melalui email : me@hengki-setiawan.com

Salam Kreatifitas !
I GEDE PUTU SASTRAWAN
Director
PT. ULTRAVIOLET TOURS BALI

No comments:

Post a Comment